Selasa, 04 Oktober 2011

BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

BELAJAR


Crow & Crow (1958) : “ belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan dan sikap baru”.

Hilgard (1962) : “belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul atau berubah karena adanya 
respons terhadap sesuatu situasi”.

Di Vesta dan Thompson (1970) : “ belajar adalah perubahan perilaku yang relatif menetap sebagai hasil dari pengalaman”.

Gagne dalam bukunya The Conditions of Learning belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang yang muncul karena pengalaman”.


Ciri-Ciri Belajar
a)      perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar bukan perubahan tingkah laku karena proses kematangan,
b)      perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar bukan perubahan tingkah laku karena perubahan kondisi fisik,
c)       hasil belajar bersifat  relatif menetap
  (Sahabuddin, 1999 & Mudijono & Dimyati. 2002).
Menurut Moh Surya (1997) mengemukakan ciri-ciri dari perubahan perilaku, yaitu :
1. Perubahan yang disadari dan disengaja (intensional)
2. Perubahan yang berkesinambungan (kontinyu).
3. Perubahan yang fungsional.
4. Perubahan yang bersifat positif.
5. Perubahan yang bersifat aktif.
6. Perubahan yang bersifat pemanen.
7. Perubahan yang bertujuan dan terarah.
8. Perubahan perilaku secara keseluruhan.

PRINSIP - PRINSIP BELAJAR

Prinsip 1 : Belajar adalah suatu pengalaman yang terjadi di dalam diri si pelajar yang diaktifkan oleh individu itu sendiri.
Prinsip 2 : Belajar adalah penemuan diri sendiri
Prinsip 3 : Belajar adalah konsekuensi dari pengalaman
Prinsip 4 : Belajar adalah proses kerja sama dan kolaborasi
Prinsip 5 : Belajar adalah proses evolusi, bukan revolusi karena perubahan perilaku memerlukan waktu dan kesabaran
Prinsip 6 : Belajar adalah proses emosional dan intelektual
Prinsip 7 : Belajar bersifat individual dan unik
Prinsip 8 : Belajar suatu proses aktif dimana terjadi hubungan saling mempengaruhi secara dinamis antar pebelajar dengan lingkungannya.
Prinsip 9: Belajar senantiasa harus bertujuan, terarah dan jelas bagi pebelajar. Tujuan akan menuntutnya dalam belajar untuk mencapai harapan-harapannya.
Prinsip 10: Senantiasa ada rintangan dan hambatan dalam belajar, karena itu pebelajar harus sanggup mengatasinya secara tepat.

Tujuan Belajar
  1. PERUBAHAN sebagai MANUSIA YG UTUH meliputi Emotional Quotient, Spiritual Quotient, Intelegence Quotient
  2. PERUBAHAN yang mampu MEMANUSIAKAN MANUSIA
  3. untuk mendapatkan pengetahuan, yaitu suatu cara untuk mengembangkan kemampuan berpikir.
  4. untuk penanaman konsep dan keterampilan, yaitu suatu cara belajar menghadapi dan menangani objek-objek secara fisik dan psikhis.
  5. untuk pembentukan sikap, yaitu suatu kegiatan untuk menumbuhkan sikap mental, perilaku dan pribadi anak.
JENIS BELAJAR
A. UNESCO
  1.  Learning to know       terkandung makna bagaimana belajar, dalam hal ini ada tiga aspek : apa yang dipelajari, bagaimana caranya dan siapa yang belajar.
  2. Learning to do. Hal ini dikaitkan dengan dunia kerja, membantu seseorang mampu mempersiapkan diri untuk bekerja atau mencari nafkah. Jadi dalam hal ini menekankan perkembangan ketrampilan untuk yang berhubungan dengan dunia kerja. 
  3. Learning to live together. Belajar ini ditekankan seseorang/pihak yang belajar mampu hidup bersama, dengan memahami orang lain, sejarahnya, budayanya, dan mampu berinteraksi dengan orang lain secara harmonis. 
  4. Learning to be. Belajar ini ditekankan pada pengembangan potensi insani secara maksimal. Setiap individu didorong untuk berkembang dan mengaktualisasikan diri. Dengan learning to be seseorang akan mengenal jati diri, memahami kemampuan dan kelemahanya dengan kompetensi-kompetensinya akan membangun pribadi secara utuh.
B. BLOOM:
      Psikomotor {Kesiapan (set); Meniru (imitation) ; Membiasakan (habitual); Adaptasi (adaption) },
      Afektif {Penerimaan (receiving/attending); Sambutan (responding); Penilaian (valuing); Pengorganisasian (organization); Karakterisasi (characterization);
      Kognitif {Pengetahuan (Knowledge); Pemahaman (Comprehension); Penerapan (Aplication); Penguraian (Analysis); Memadukan (Synthesis); Penilaian (Evaluation); creat} .

C.Robert M. Gagne
      Belajar isyarat (signal learning).
      Belajar stimulus respon.
      Belajar merantaikan (chaining).
      Belajar asosiasi verbal (verbal Association).
      Belajar membedakan (discrimination).
      Belajar konsep (concept learning).
      Belajar dalil (rule learning)
      Belajar memecahkan masalah (problem solving).

D. Tiga Ahli (A. De Block, Robert M. Gagne, C. Van Parreren)
      Belajar arti kata-kata
      Belajar Kognitif.
      Belajar Menghafal.
      Belajar Teoritis.
      Belajar Konsep.
      Belajar Kaidah.
Belajar Berpikir.
Literatur
  •   Abdurrahman. 2007. Meaningful Learning.. Yogyakarta : Pustaka Belajar
  •   Asri Budiningsih. 2005. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka cipta
  •   Bahan-bahan lain dari internet
  •   C. George Boeree. 2009. Metode Pembelajaran, Jogyakarta
  •   Hamzah B. Uno. Model Pembeljaran Menciptakan proses Belajar Mengajar yang kreatif dan efektif. Jakarta: Bumi Aksara
  •   M. Joko Susilo. 2006. Bekal Bagi calon Guru. Yogyakarta : Pinus
  •   M. Joko Susilo. 2009. Sukses dengan Gaya Belajar. Yogyakarta : Pinus
  •   Melvin L, Silbermen. 1996. Active Learning : 101 Strategies to teach Any Subject. USA: Allyn and Bacon Boston.
  •   Models of teaching (8th Edition) รจ Joice and Marsha
  •   Mudijono & Dimyati. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta Rineka Cipta dan Depdikbud.
  •   Muhammad Noer. 2010. Hypno Teaching for succes. Yogyakarta: Pedagogia
  •   Raymond J.W. 2004. Eanger to Learn. Yogyakarta : Pustaaka Pelajar
  •   Sahabuddin, 1999. Mengajar dan Belajar. Ujung Pandang. Universitas Negeri Makassar.
  •   Sugiyanto. 2010. Model-Model pembelajaran Inovatif. Surakarta: Yuma Pustaka

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar